icecenter

Training (Public)

Summer School on the Digital Rock Physics

Kegiatan ini merupakan workshop/summer school yang diselenggarakan untuk memberikan pengenalan dan pemahaman mengenai konsep serta penerapan Digital Rock Physics (DRP) dalam karakterisasi dan analisis batuan. Kegiatan dirancang dalam bentuk pematerian dan sesi hands-on yang mengintegrasikan aspek teori, karakterisasi citra batuan, pemodelan sifat fisik batuan, serta simulasi pada media berpori.Tujuan:Memperkenalkan konsep dan penerapan DRP serta memberikan pemahaman dan pengalaman praktis dalam karakterisasi, analisis, dan simulasi sifat fisik batuan berbasis data digital.Luaran:Peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dan workflow DRP serta pengalaman dasar menggunakan software untuk visualisasi, image processing, karakterisasi, dan simulasi batuan.

Summer School on the Digital Rock Physics Read More »

Workshop Western Blotting & ELISA

Deskripsi: Pelatihan “Western Blotting dan ELISA” ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kompetensi tenaga profesional di bidang analisis protein dan diagnostik molekuler. Dengan menggabungkan pemahaman teoritis yang mendalam dan penerapan praktis yang terstruktur, pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan tenaga ahli yang kompeten dan profesional dalam mengaplikasikan kedua teknik penting ini. Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam penelitian biomolekuler modern dan diagnostik klinik, sehingga dapat berkontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Pelatihan ini juga sejalan dengan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia di bidang bioteknologi dan bioanalitik. Narahubung: Antonius Christianto, D.Sc. (achristianto87@itb.ac.id)

Workshop Western Blotting & ELISA Read More »

PELATIHAN KULTUR JARINGAN TANAMAN DENGAN MENGGUNAKAN BIOREAKTOR

Penggunaan bioreaktor dalam kultur jaringan masih belum banyak dikuasai oleh tenaga pendidik, peneliti muda, dan pelaku usaha perbenihan. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memahami konsep, prinsip kerja, dan aplikasi bioreaktor dalam kultur jaringan tanaman, sehingga dapat meningkatkan kompetensi teknis dan memperluas pemanfaatan teknologi ini dalam bidang pertanian modern, konservasi, dan industri tanaman.

PELATIHAN KULTUR JARINGAN TANAMAN DENGAN MENGGUNAKAN BIOREAKTOR Read More »

Sketchnoting for Scientists: Making Sense of Technical Information

Short description This practical course directly leverages your hobby to teach other scientists (or aspiring ones) how to effectively use sketchnoting and visual note-taking to process, synthesize, and remember complex technical information from lectures, papers, and meetings. While applicable broadly, examples will be drawn from hydrogeology and hydrochemistry. Key Topics The “why” of visual note-taking: Cognitive benefits for learning and recall. Basic elements of sketchnoting: Icons, connectors, typography, containers. Strategies for capturing key concepts quickly and efficiently. Transforming text-heavy information into visual summaries. Applying sketchnoting to scientific papers, conference presentations, and technical discussions. Tools and materials for digital and analog sketchnoting. Practical Component Hands-on practice with live (or recorded) short lectures/articles on hydrochemical topics, group exercises in visual synthesis, and sharing/critique of sketchnotes.

Sketchnoting for Scientists: Making Sense of Technical Information Read More »

Public Training: “Hidrogeologi Tambang”

Pelatihan Hidrogeologi Tambang Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai aspek hidrogeologi yang berkaitan dengan kegiatan pertambangan. Peserta akan mempelajari dasar-dasar hidrogeologi, teknik mitigasi, pemodelan hidrogeologi, serta melakukan praktik langsung melalui studi kasus dan simulasi. Pelatihan ini sangat cocok bagi profesional di bidang pertambangan, geologi, dan lingkungan yang ingin meningkatkan kompetensinya di bidang hidrogeologi tambang. 🧑‍🏫 Instruktur:Irwan Iskandar, S.T., M.T., Ph.D(Dosen FTTM ITB) 📅 Jadwal Pelaksanaan:14 – 17 Juli 2025 📚 Silabus Pelatihan: Hidrogeologi pertambangan Mitigasi hidrogeologi dan pengujian lapangan Pendahuluan pemodelan hidrogeologi Studi Kasus Praktik pemodelan hidrogeologi Memahami model fisik hidrogeologi Simulasi steady model hidrogeologi Simulasi transient model hidrogeologi lapangan terbuka Ekskursi lapangan 👥 Kuota:Minimal 8 orang 📍 Lokasi: Jumlah peserta 8 orang: Kampus ITB Ganesha, Jl. Ganesha No.10, Bandung Jumlah peserta > 8 orang: Hotel Patra, Jl. Ir. H. Juanda No.132, Bandung 🎁 Fasilitas: Salinan digital materi training Sertifikat digital dari ITB Coffee Break 2 kali Makan 1 kali 💰 Biaya:Rp12.000.000/orang Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi : 0813-4075-7127 (Sigit)

Public Training: “Hidrogeologi Tambang” Read More »

Workshop dan Pelatihan Implementasi Pembelajaran STEM: Akuaponik untuk Urban Farming

[PELATIHAN AQUAPONIK] SITH ITB mengadakan pelatihan Aquaponik untuk guru! Anda dapat meningkatkan kompetensi dengan metode budidaya modern! Pelatihan ini akan memberikan pemahaman mendalam tentang budidaya ikan dan tanaman secara berkelanjutan. Dapatkan ilmu baru dan keterampilan praktis yang bermanfaat untuk pembelajaran siswa. Segera daftarkan diri Anda dan jadilah bagian dari perubahan! Hari dan Tanggal Pelatihan: Sabtu, 18 Januari 2025 Waktu: 09.00-16.00 Tempat pelaksanaan: – Offline: Ruang Seminar Lt. 3, Labtek XI Kampus ITB Ganesha (FULL BOOKED) – (Online) link zoom: akan diumumkan saat H-1 Materi yang akan dibahas: – Materi Dasar Akuaponik – Demonstrasi Instalasi Akuaponik Benefit: e-sertifikat (8 Jam Pembelajaran) Biaya pendaftaran: Online: Rp 50.000,00 (e-sertifikat) Offline: SOLD OUT Narasumber: Dr. Taufikurahman Ir. Yeyet Setiawati, MP. Dr. Ir. Eri Mustari, MP. Tetep Ginanjar, SP., M.Sos. Link Pendaftaran: bit.ly/akuaponik-PSDH2025 *Setelah melakukan pendaftaran, Peserta harus enroll ke ICE Center untuk pendaftaran e-Sertifikat: https://icecenter.itb.ac.id/courses/workshop-dan-pelatihan-implementasi-pembelajaran-stem-akuaponik-untuk-urban-farming CP: Juwita – 083100106291

Workshop dan Pelatihan Implementasi Pembelajaran STEM: Akuaponik untuk Urban Farming Read More »

Seri Lokakarya: Penyusunan Direktori/Kamus Kompetensi Dan Kebutuhan Kompetensi Jabatan (Job Competency Profile)

Latar Belakang Setiap organisasi perusahaan perlu membangun SDM yang profesional dan berkompetensi tinggi yang dapat menjadi sumber keunggulan perusahaan sekaligus sebagai pendukung daya saing perusahaan. Untuk menghadapi kompetisi bisnis yang dinamis dan cepat berubah, diperlukan pengelolaan SDM yang adaptif dan strategis melalui pendekatan Human Capital Management (HCM). Salah satu kunci pengelolaan SDM sebagai aset strategis bagi perusahaan, setiap pegawai organisasi perusahaan unggul perlu memiliki kompetensi yang tinggi sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam pekerjaannya.   Dalam implementasi HCM, diperlukan adanya direktori kompetensi yang terstruktur sebagai acuan pemetaan kebutuhan kompetensi jabatan secara sistematis. Direktori kompetensi berfungsi sebagai acuan utama dalam seluruh siklus manajemen SDM, mulai dari rekrutmen, pelatihan, penilaian kinerja, hingga pengembangan karier. Penyusunan kebutuhan kompetensi per jabatan memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi kesenjangan (competency gap), menyusun rencana pengembangan yang relevan, serta merancang strategi pengelolaan talenta yang tepat sasaran. Pengelolaan SDM diarahkan dan disusun berdasarkan tingkat kebutuhan kompetensi. Dalam pendekatan HCM, kompetensi tidak hanya dilihat dari sisi teknis, tetapi juga meliputi kompetensi perilaku, kepemimpinan, dan digital yang relevan dengan tuntutan zaman.   Sehubungan dengan hal tersebut, agar HCM dapat diimplementasikan dengan baik, jajaran manajemen dan para tenaga ahli profesional/spesialis fungsi sumber daya manusia perlu dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat menyusun Direktori/Kamus Kompetensi dan Kebutuhan Kompetensi Jabatan (Job Competency Profile). Lokakarya yang diselenggarakan dapat mendukung implementasi sertifikasi kompetensi MSDM sesuai dengan SKKNI yang berlaku. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun SDM unggul yang terukur dan selaras dengan arah transformasi organisasi. Tujuan Lokakarya Memperluas wawasan para peserta tentang konsep Human Capital Management (HCM) dalam kaitannya dengan Manajemen SDM Perusahan. Memberikan pengetahuan dan cara menyusun direktori kompetensi (kamus kompetensi), baik soft kompetensi maupun hard kompetensi/kompetensi bidang. Memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada para peserta tentang konsep dan metoda penyusunan kebutuhan kompetensi jabatan (job profile) yang dibutuhkan suatu posisi jabatan. Metoda Lokakarya Instruktur dalam lokakarya ini lebih berperan sebagai fasilitator dan pemandu daripada penceramah. Untuk itu lokakarya ini menuntut partisipasi aktif dari para peserta baik dalam diskusi, kerja kelompok, maupun presentasi. Presentasi dan penjelasan materi akan diberikan oleh instruktur untuk sampai dengan 50% dari waktu yang tersedia, selebihnya untuk praktek pengukuran kompetensi (jabatan dan individu), diskusi dan kerja kelompok. Para peserta (kelompok peserta) dari unit organisasi perusahaan akan mendapatkan manfaat maksimal jika mempersiapkan diri dengan membawa contoh-contoh uraian jabatan (job description) dari unit organisasi masing-masing sebagai bahan latihan dan diskusi.

Seri Lokakarya: Penyusunan Direktori/Kamus Kompetensi Dan Kebutuhan Kompetensi Jabatan (Job Competency Profile) Read More »

Seri Lokakarya: Strategi Implementasi Human Capital Management

Latar BelakangSetiap organisasi perusahaan perlu membangun SDM yang profesional dan berkompetensi tinggi yang akan menjadi sumber keunggulan perusahaan sekaligus sebagai pendukung daya saing perusahaan dalam memasuki era digitalisasi dan globalisasi. Pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif dan mendukung value creation menjadi aspek utama dalam mencetak talenta kunci di organisasi.Untuk menjawab tantangan tersebut, pendekatan Human Capital Management (HCM) dapat dipertimbangkan sebagai solusi yang relevan. Dalam pendekatan HCM, fokus utama pengelolaan SDM diarahkan pada melihat SDM sebagai aset strategis yang perlu dikelola secara menyeluruh, mulai dari perencanaan kebutuhan kompetensi, pengembangan potensi, hingga retensi dan penguatan budaya kerja yang selaras dengan visi perusahaan. Pada praktik implementasinya perlu integrasi antara teknologi dan proses pengelolaan SDM agar memperoleh keputusan yang memperhatikan manusia sebagai fokus utama. Terdapat transisi utama dalam penekanan fungsi SDM, pengelolaan SDM bukan lagi sekadar fungsi administratif, tetapi menjadi faktor penentu daya saing bisnis. Dalam implementasi HCM diperlukan pengelolaan perubahan strategis, sehingga proses transisi manajemen SDM dapat dilakukan secara sistematis dan terarah, menyesuaikan dengan kesiapan organisasi, serta memperkuat transformasi organisasi.Sehubungan dengan hal tersebut, jajaran manajemen puncak (top management) perusahaan dan unit bisnis perlu mengenal dan memahami strategi yang paling tepat dalam mengiplementasikan HCM di lingkungan organisasi perusahaan agar dapat efektif dan efisien. Melalui program pelatihan ini, peserta akan dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai prinsip dan praktik Human Capital Management terkini, serta bagaimana menerapkannya secara strategis dalam konteks organisasi masing-masing. Pelatihan ini juga akan mengangkat studi kasus dan simulasi untuk memperkuat kemampuan analisis dan pengambilan keputusan di bidang SDM, dengan tujuan akhir membentuk SDM unggul yang mampu mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Tujuan Memperluas wawasan tentang konsep Human Capital Management (HCM) dalam kaitannya dengan Manajemen SDM Perusahan yang modern. Memperkuat wawasan dalam merumuskan perubahan strategis organisasi yang diselaraskan dengan faktor internal dan eksternal organisasi. Menambah wawasan sehingga pimpinan puncak dapat memilih strategi implementasi yang paling efektif dan efisien serta dapat memberikan komitmen pada pengimplementasiannya. Metoda Instruktur dalam lokakarya top eksekutif ini lebih berperan sebagai fasilitator dan pemandu dari pada penceramah. Presentasi dan penjelasan materi akan diberikan oleh instruktur untuk sampai dengan 60% dari waktu yang tersedia, selebihnya 40% dari waktu akan digunakan untuk diskusi, praktek uji coba dan formulasi strategi implementasi.

Seri Lokakarya: Strategi Implementasi Human Capital Management Read More »

Seri Lokakarya: Penyusunan Sistem Manajemen Karir

Latar Belakang Dalam menghadapi tantangan era digital dan ketatnya persaingan bisnis, organisasi perlu memiliki strategi pengelolaan sumber daya manusia yang mampu mendorong motivasi, loyalitas, dan produktivitas pegawai secara berkelanjutan. Salah satu pilar penting dalam pendekatan Human Capital Management (HCM) adalah pengembangan sistem manajemen karir yang terstruktur, transparan, dan berorientasi pada pertumbuhan individu sekaligus kebutuhan organisasi. Sistem ini menjadi alat penting untuk mengelola potensi dan aspirasi pegawai agar sejalan dengan arah strategis perusahaan.   Sistem manajemen karir merupakan instrumen manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola pegawai perusahaan, mulai dari masuk (direkrut) sampai dengan keluarnya pegawai (berhenti, pensiun, atau habis masa kerja), dengan memperhatikan prestasi, potensi kompetensi, dan peluang individu untuk berkembang, serta kebutuhan suatu posisi jabatan (job) melalui proses penempatan dan mutasi (promosi, rotasi, atau demosi). Tujuan dari manajemen karir adalah bagaimana menempatkan orang pada posisi jabatan dan/atau tim yang tepat pada saat yang tepat (the right person at the right place at the right time) di antara sekian banyak calon dengan sekian banyak jabatan dan tim yang tersedia secara efisien dan efektif.   Sistem manajemen karir memiliki dua sisi yang saling berkaitan, yaitu pertama sisi posisi jabatan (job) dalam organisasi yang biasa direpresentasikan dengan jalur karir jabatan (career path) dan kedua sisi karir individu atau karir pegawai (person). Karir individu tidak harus sama atau mengikuti urutan jalur karir suatu jabatan. Hal ini disebabkan individu dapat memiliki dan mengembangkan kompetensinya yang dimiliki yang dapat saja memenuhi beberapa jabatan sekaligus; atau sebaliknya, kompetensinya tidak berkembang sama sekali sehingga yang bersangkutan tidak dapat memenuhi kebutuhan kompetensi di jalur jabatannya. Oleh karena itu, dalam perumusan peta jalur karir dapat mempertimbangkan profil kluster jabatan dan tuntutan kompetensi yang relevan, agar sistem manajemen karir menjadi lebih fleksibel, adaptif dan berbasis merit. Implementasi manajemen karir secara terpadu dapat memberikan arah yang jelas bagi pengembangan individu, memperkuat retensi talenta, serta mendukung pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.  Tujuan Lokakarya ini secara khusus dirancang untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuan serta keterampilan peserta dalam membangun Sistem Manajemen Karir Jabatan, yang biasa direpresentasikan dengan jalur karir jabatan (career path) untuk jabatan-jabatan organisasi perusahaan Metoda Instruktur dalam lokakarya ini lebih berperan sebagai fasilitator dan pemandu daripada penceramah. Presentasi dan penjelasan materi akan diberikan oleh instruktur untuk sampai dengan 50% dari waktu yang tersedia, selebihnya 50% dari waktu akan digunakan untuk diskusi, latihan penyusunan sistem manajemen karir berbasis kompetensi.

Seri Lokakarya: Penyusunan Sistem Manajemen Karir Read More »

Scroll to Top