LATAR BELAKANG
Perkembangan wilayah perkotaan menimbulkan dua tantangan besar: meningkatnya volume limbah organik rumah tangga dan menurunnya ruang terbuka hijau untuk produksi pangan. Padahal, limbah organik memiliki potensi besar untuk diolah menjadi sumber daya produktif
seperti kompos, pakan ikan dari larva Black Soldier Fly (BSF), dan nutrisi bagi sistem pertanian perkotaan (urban farming).
Melalui penguasaan green skill ini, masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan estetis — sekaligus menumbuhkan kemandirian ekonomi melalui produksi pangan rumah tangga.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkenalkan konsep pertanian sirkular (circular
agriculture), di mana limbah menjadi sumber daya, dan hasilnya dapat digunakan kembali dalam sistem aquaponik dan vertical farming yang cocok untuk area terbatas di perkotaan.
TUJUAN
- Meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi kompos dan pakan alami.
- Mengenalkan sistem integratif antara kompos, larva BSF, aquaponik, dan vertical farming sebagai model pertanian perkotaan berkelanjutan.
- Mendorong munculnya komunitas dan wirausaha hijau (green entrepreneurship) berbasis hasil pengolahan limbah organik.
- Menumbuhkan estetika ruang hijau produktif di lingkungan rumah atau bangunan urban.