{"id":72967,"date":"2026-09-11T14:51:30","date_gmt":"2026-09-11T07:51:30","guid":{"rendered":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/?post_type=courses&#038;p=72967"},"modified":"2026-09-02T10:30:31","modified_gmt":"2026-09-02T03:30:31","slug":"simulasi-konstruksi-ramping-seri-02-siklus-operasi","status":"publish","type":"courses","link":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/courses\/simulasi-konstruksi-ramping-seri-02-siklus-operasi\/","title":{"rendered":"Simulasi Konstruksi Ramping Seri 02: SiklOps"},"content":{"rendered":"<p data-path-to-node=\"0\"><b data-path-to-node=\"0\" data-index-in-node=\"0\">Pelaksanaan:<\/b> Online (Daring)<\/p>\n<p data-path-to-node=\"1\">Galian, pasangan bata, pengecoran, <i data-path-to-node=\"1\" data-index-in-node=\"35\">tower crane<\/i>, perkerasan jalan, hingga pabrik pracetak\u2014semuanya adalah siklus. <b data-path-to-node=\"1\" data-index-in-node=\"113\">SiklOps<\/b> mengajarkan cara memandang operasi konstruksi sebagai sistem antrean dan sumber daya (<i data-path-to-node=\"1\" data-index-in-node=\"207\">resource<\/i>), bukan sekadar deretan baris di diagram Gantt.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"2\"><b data-path-to-node=\"2\" data-index-in-node=\"0\">SiklOps (Siklus Operasi)<\/b> adalah laboratorium <i data-path-to-node=\"2\" data-index-in-node=\"45\">Discrete Event Simulation<\/i> (DES) untuk operasi konstruksi yang berulang. Fokus utamanya mencakup <i data-path-to-node=\"2\" data-index-in-node=\"141\">throughput<\/i>, utilisasi, antrean, prioritas, <i data-path-to-node=\"2\" data-index-in-node=\"184\">buffer<\/i>, estimasi biaya, dan emisi\u2014bukan penjadwalan konvensional berbasis WBS\/CPM. Konsep DES diperkenalkan secara bertahap, dimulai dari siklus pemindahan tanah (<i data-path-to-node=\"2\" data-index-in-node=\"347\">earthmoving<\/i>) skema <i data-path-to-node=\"2\" data-index-in-node=\"366\">Load\u2013Haul\u2013Dump\u2013Return<\/i>.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"3\"><b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"0\">Yang Dipelajari \u2014 Konstruksi Ramping<\/b><\/p>\n<ul data-path-to-node=\"4\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"4,0,0\">Membedakan tingkat kesibukan sumber daya (<i data-path-to-node=\"4,0,0\" data-index-in-node=\"42\">resource utilization<\/i>) dengan kelancaran aliran produksi (<i data-path-to-node=\"4,0,0\" data-index-in-node=\"99\">flow<\/i>).<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"4,1,0\">Menjadikan <i data-path-to-node=\"4,1,0\" data-index-in-node=\"11\">match factor<\/i> sebagai dasar keputusan ramping: menyeimbangkan armada <i data-path-to-node=\"4,1,0\" data-index-in-node=\"79\">loading<\/i> dan <i data-path-to-node=\"4,1,0\" data-index-in-node=\"91\">hauling<\/i>, bukan menambah unit berdasarkan intuisi atau asumsi semata.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"4,2,0\">Mengidentifikasi <i data-path-to-node=\"4,2,0\" data-index-in-node=\"17\">waiting cost<\/i> sebagai pemborosan (<i data-path-to-node=\"4,2,0\" data-index-in-node=\"50\">muda<\/i>): waktu tunggu alat dan tenaga kerja yang tetap menimbulkan biaya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"4,3,0\">Merancang <i data-path-to-node=\"4,3,0\" data-index-in-node=\"10\">buffer<\/i> operasional (seperti <i data-path-to-node=\"4,3,0\" data-index-in-node=\"38\">mortar<\/i>, <i data-path-to-node=\"4,3,0\" data-index-in-node=\"46\">hopper<\/i>, <i data-path-to-node=\"4,3,0\" data-index-in-node=\"54\">slot scaffold<\/i>, atau <i data-path-to-node=\"4,3,0\" data-index-in-node=\"74\">site buffer<\/i> RMC) sebagai keputusan strategis yang terukur.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-path-to-node=\"5\"><b data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"0\">Yang Dipelajari \u2014 Operasi Konstruksi<\/b><\/p>\n<ul data-path-to-node=\"6\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"6,0,0\">Membangun dan menjalankan model siklus operasional: <i data-path-to-node=\"6,0,0\" data-index-in-node=\"52\">earthmoving<\/i>, <i data-path-to-node=\"6,0,0\" data-index-in-node=\"65\">bricklaying<\/i>, <i data-path-to-node=\"6,0,0\" data-index-in-node=\"78\">concreting<\/i>, hingga pergerakan <i data-path-to-node=\"6,0,0\" data-index-in-node=\"108\">tower crane<\/i>.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"6,1,0\">Mengonfigurasi parameter jumlah unit, kapasitas alat, tarif sewa, konsumsi bahan bakar, dan jejak emisi untuk menganalisis biaya satuan serta biaya <i data-path-to-node=\"6,1,0\" data-index-in-node=\"148\">waiting<\/i>.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"6,2,0\">Menerapkan distribusi durasi stokastik, <i data-path-to-node=\"6,2,0\" data-index-in-node=\"40\">seed<\/i>, dan <i data-path-to-node=\"6,2,0\" data-index-in-node=\"50\">multi-seed<\/i> untuk memetakan sebaran probabilitas <i data-path-to-node=\"6,2,0\" data-index-in-node=\"98\">throughput<\/i>.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"6,3,0\">Menghitung secara kuantitatif <i data-path-to-node=\"6,3,0\" data-index-in-node=\"30\">match factor<\/i>, perbandingan utilisasi <i data-path-to-node=\"6,3,0\" data-index-in-node=\"67\">excavator<\/i> vs. <i data-path-to-node=\"6,3,0\" data-index-in-node=\"81\">dump truck<\/i>, serta estimasi <i data-path-to-node=\"6,3,0\" data-index-in-node=\"108\">throughput<\/i> aktual (<span class=\"math-inline\" data-math=\"m^3\" data-index-in-node=\"127\">$m^3$<\/span>\/jam).<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-path-to-node=\"7\"><b data-path-to-node=\"7\" data-index-in-node=\"0\">Software Simulasi \u2014 Gratis, Tanpa Instalasi<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\"><i data-path-to-node=\"7\" data-index-in-node=\"44\">SiklOps \u2014 Siklus Operasi Konstruksi<\/i>, akses langsung melalui peramban:<\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\"><a class=\"ng-star-inserted\" href=\"https:\/\/siklops.vercel.app\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\" data-hveid=\"0\" data-ved=\"0CAAQ_4QMahcKEwifke3HgsqWAxUAAAAAHQAAAAAQeQ\">https:\/\/siklops.vercel.app<\/a><\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\"><b data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"0\">Yang Dibawa Pulang<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">Mampu membuktikan secara kuantitatif mengapa penambahan armada <i data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"82\">dump truck<\/i> belum tentu mempercepat progres galian\u2014dan mengenali kondisi ketika <i data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"161\">excavator<\/i> justru menjadi titik <i data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"192\">idle<\/i>. Membantu Anda menganalisis setiap tahapan lapangan sebagai siklus tertutup yang saling bergantung, bukan daftar aktivitas yang terisolasi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\"><b data-path-to-node=\"10\" data-index-in-node=\"0\">Sabtu, 17 Oktober 2026 \u00b7 08.00\u201309.30 WIB \u00b7 Online (via ICE Center ITB)<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\"><b data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"0\">FTSL ITB \u00b7 IAMKRI \u00b7 Think Lean, Act Lean!<\/b><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelaksanaan: Online (Daring) Galian, pasangan bata, pengecoran, tower crane, perkerasan jalan, hingga pabrik pracetak\u2014semuanya adalah siklus. SiklOps mengajarkan cara memandang operasi konstruksi sebagai sistem antrean dan sumber daya (resource), bukan sekadar deretan baris di diagram Gantt. SiklOps (Siklus Operasi) adalah laboratorium Discrete Event Simulation (DES) untuk operasi konstruksi yang berulang. Fokus utamanya mencakup throughput, utilisasi, antrean, prioritas, buffer, estimasi biaya, dan emisi\u2014bukan penjadwalan konvensional berbasis WBS\/CPM. Konsep DES diperkenalkan secara bertahap, dimulai dari siklus pemindahan tanah (earthmoving) skema Load\u2013Haul\u2013Dump\u2013Return. Yang Dipelajari \u2014 Konstruksi Ramping Membedakan tingkat kesibukan sumber daya (resource utilization) dengan kelancaran aliran produksi (flow). Menjadikan match factor sebagai dasar keputusan ramping: menyeimbangkan armada loading dan hauling, bukan menambah unit berdasarkan intuisi atau asumsi semata. Mengidentifikasi waiting cost sebagai pemborosan (muda): waktu tunggu alat dan tenaga kerja yang tetap menimbulkan biaya. Merancang buffer operasional (seperti mortar, hopper, slot scaffold, atau site buffer RMC) sebagai keputusan strategis yang terukur. Yang Dipelajari \u2014 Operasi Konstruksi Membangun dan menjalankan model siklus operasional: earthmoving, bricklaying, concreting, hingga pergerakan tower crane. Mengonfigurasi parameter jumlah unit, kapasitas alat, tarif sewa, konsumsi bahan bakar, dan jejak emisi untuk menganalisis biaya satuan serta biaya waiting. Menerapkan distribusi durasi stokastik, seed, dan multi-seed untuk memetakan sebaran probabilitas throughput. Menghitung secara kuantitatif match factor, perbandingan utilisasi excavator vs. dump truck, serta estimasi throughput aktual ($m^3$\/jam). Software Simulasi \u2014 Gratis, Tanpa Instalasi SiklOps \u2014 Siklus Operasi Konstruksi, akses langsung melalui peramban: https:\/\/siklops.vercel.app Yang Dibawa Pulang Mampu membuktikan secara kuantitatif mengapa penambahan armada dump truck belum tentu mempercepat progres galian\u2014dan mengenali kondisi ketika excavator justru menjadi titik idle. Membantu Anda menganalisis setiap tahapan lapangan sebagai siklus tertutup yang saling bergantung, bukan daftar aktivitas yang terisolasi. Sabtu, 17 Oktober 2026 \u00b7 08.00\u201309.30 WIB \u00b7 Online (via ICE Center ITB) FTSL ITB \u00b7 IAMKRI \u00b7 Think Lean, Act Lean!<\/p>","protected":false},"author":320,"featured_media":73143,"template":"","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}}},"course-category":[307,497],"course-tag":[],"class_list":["post-72967","courses","type-courses","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","course-category-civil-sustainability-development","course-category-public-training"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/courses\/72967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/courses"}],"about":[{"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/courses"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/320"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/courses\/72967\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/73143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=72967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"course-category","embeddable":true,"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/course-category?post=72967"},{"taxonomy":"course-tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/icecenter.itb.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/course-tag?post=72967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}